Ngaruwat Imah Ki Putri

Ruwatan Imah ini adalah sebuah prosesi selamatan telah selesainya proses pembuatan bangunan, seperti halnya kata ruwat – rawat, bahwa pentingnya process ini dilaksanakan bagi kami warga adat adalah imah ( Rumah -ind) adalah umah yang mewadahi kita sebagai sosok manusia yang akan tinggal dan hidup didalamnya supaya di rawat dan di ruwat.

Prosesi yang akan berlangsung dimaksud adalah Ruwatan Imah Ki putri, bangunan baru pengganti Imah Tihang Kalapa (yang dibangun pada tahun 2000 – hingga akhir tahun 2017) sebelumnya di bangun di Era kepemimpinan abah Anom AE Sucipta, imah ini merupakan tempat penting di kasepuhan sebagai ruang bertemunya abah sebagai pimpinan kasepuhan dengan para incu putu dan pekerja kasepuhan.

penyebutan istilah yang berbeda untuk bangunan ini adalah Tiang bangunan, kalaulah yang sebelumnya menggunakan bahan pohon kelapa sehingga imah ini disebut sebagai imah tihang kalapa, sedang bangunan yang baru di Era kepemimpinan kasepuhan saat ini A.U Sugriana Rakasiwi ini menggunakan tihang berbahan pohon Ki Putri, hingga penyebutan imah pun berganti menjadi imah Kiputri. kegiatan selamatan akan berlangsung pada gari rabu 24 Januari 2018 di imah gede kasepuhan dengan berbagai prosesi sukur dan tata tradisi leluhur yang dijalani.

acara di meriahkan olhe seni pertunjukan kasepuhan seperti;

Angklung Dogdog Lojor
Topeng Kolot
Wayang Golek
Jipeng
Degung
dan tradisi ngaruwat di kasepuhan ada pertunjukan khusus yaitu menggelar pantun buhun

  Get Directions

Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

fifteen − 9 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.