Acara Ngunjal, 8-9 Juni 2016

Acara Ngunjal di Kasepuhan Ciptagelar akan berlangsung pada hari Kamis dan Jumat, tanggal 8-9 Juni 2016. Prosesi Ngunjal adalah kegiatan memindahkan padi dari tempat pengeringan (Lantayan) di pesawahan ke dalam lumbung padi (Leuit) dengan cara dipikul dan atau diangkut dengan menggunakan Rengkong, yaitu alat pikul berbahan bambu yang dapat menghasilkan bunyi tertentu. Rangkaian kegiatan Ngunjal akan dilaksanakan mulai hari Kamis, tanggal 8 juni 2016, dimulai dari dari Kampung Ciptarasa menuju Kampung Ciptagelar dengan jarak tempuh sekitar 9 km.

Rangkaian acara akan dimulai sejak pukul 19.00 WIB sampai selesai. Kegiatan akan dilaksanakan secara serentak dari beberapa tempat lainnya, termasuk belahan Banten Parakan Daray, Jeruk Mipis dan Palanggaran pada malam hari. Dalam tradisi masyarakat Kasepuhan, acara Ngunjal atau memikul padi harus dilakukan secara manual dan tidak boleh menggunakan kendaraan. Jumlah padi yang diangkut pada tahun ini berjumlah sekitar 6000 pocong (ikat padi). Untuk setiap ikat padi biasanya mencapai berat sampai sekitar 3-5 kg.

Adapun rangkaian jadwal kegiatan Ngunjal pada tanggal 9 Juni 2016 adalah sebagai berikut:

  • Pukul 05:00 pagi rombongan warga akan mulai memikul padi dari Sawah Rurukan di Lebak Hariang dengan menggunakan Rengkong dan alat pikul lainnya.
  • Pukul 07:00 pagi rombongan warga di sawah Tonggoh (atas) Kampung Ciptagelar akan memulai iringan memikul padi.
  • Pukul 09:00 pagi rombongan warga dari sawah Rurukan Situmurni yang berjarak sekitar 2,5 km dari Kampung Ciptagelar akan memulai iringan memikul padi dengan menggunakan menggunakan Rengkong.

Acara ini terbuka untuk umum. Bagi dulur-dulur yang ingin menyaksikan prosesi memindahkan padi dipersilahkan datang ke Kasepuhan Ciptagelar. Hatur nuhun sateuacanna!

  Get Directions

Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

eighteen + 14 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.