Prah-prahan / Pajeg Sapar

Prah-prahan adalah istilah dari bentuk kegiatan Pajeg Sapar yang dilaksanakan pada setiap tanggal 4 bulan sapar dikasepuhan Ciptagelar. Menurut Baris Kolot, Prah artinya tidak dibeda-beda kan atau semuanya pajeg sapar ini dilaksanakan untuk keselamatan lahir batinnya warga kasepuhan,

Prosesi Pajeg Sapar merupakan sebuah kegiatan ritual majeg Lembur, Majeg Imah, Majeg Cai. Ciri dan tanda yang ikut dalam kegiatan Pajeg Sapar ini adalah dengan peasangan sawen atas dipintu, menandakan bahwa telah dilakukannya prosesi Pamajegan

Kegiatan Prosesi dilaksanakan pada sore hari menjelang Sande Kala atau sebelum waktu maghrib tiba, kegiatan utama di alun-alun Kasepuhan, dan setelahnya baru diikuti disetiap rumah dengan peasangan di atas pintu itu tadi.

Pelaksana Kegiatan ini dipimpin oleh Rorokan Padukunan Kasepuhan, sejak mengumpulkan material bahan Sawen, hingga persiapan bahan utama dari kasepuhan untuk di distribusikan di 568 perkampungan lainnya, hingga selamatan besar nya di Kasepuhan yang dipimp[in langsung oleh Abah.

  Get Directions

Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

one × 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.