Turun Nyambut

  Posted on   by   No comments

Prosesi Turun Nyambut adalah selamat dan sukuran akan dimulainya kembali menggarap lahan pertanian untuk tahun Pamakayaan di kasepuhan. Prosesi ini berlangsung setiap hari selasa malam rabu pada kegiatan akhir Serentaun kasepuhan Ciptagelar,

Untuk memaknai prosesi dari kegiatan ini  ada catur rangga baris kolot yang menjadi kehidupan dan  cara pandang warga kasepuhan bahwa Ibu Bumi Bapa Langit,  yang turun di sambut, membuat prosesi penyambutan Sang Bapa yang turun dari atas (langit)  untuk bertemu Sang Ibu ( Bumi). maka Selamatan dan sukuran dilaksanakan karena ketika Sang Bapa bertemu dangan Sang Ibu, maka kehidupan akan lahir.

Konsep keseimbangan dikasepuhan salah satunya  diterapkan pada pemaknaan dari setiap kegiatan adat yang berlangsung, keseimbangan atas- bawah, siang- malam, kanan- kiri dst, adalah Kasepuhan Ciptagelar yang menggunakan dua salam dengan tangan utun mempertemukan kanan dan kiri nya kehidupan, ibaratkan juga mempertemukan modern dan tata tradisi leluhur yang harus seimbang, begitu pula dengan makna kata seperti prosesi Turun- Nyambut ini.

Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 1 =

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.